Foto aku, teman-teman calon arsitek, dan Aa Gym ini, diambil tahun 2004 persis di kawasan pesantren Daarut Tauhid di Geger Kalong, Bandung.
Coba tebak? Aku yang manaaa?? Hihi,,, pastinya aku yang paling nempel dengan Aa... hihi..
Cerita di Balik Foto :
Tahun 2004 itu, aku bersama angkatan jurusan melakukan tugas mata kuliah perancangan arsitektur di tanah-tanah hunian yang ada di Geger Kalong. Sebagai pengajar mata kuliah ini, sebutlah dosen koordinator bernama bapak Budi Faisal yang bersahabat baik dengan Aa Gym. Ternyata, Aa sempat curhat, dulu pengen jadi arsitek tapi gagal ketika mencoba mendaftar. Aku dan teman-teman sempat kembang kempis mendengarnya, hehe...
Aa Gym ini hobi sekali bersepeda. Sepeda impor yang dibelinya itu, menjadi teman setia Aa ketika mengunjungi satu kawasan besar pesantren Daarut Tauhid itu. Entah berapa luas kawasan itu, tapi sungguh, suasananya intim seperti perkampungan islami dan penuh salam dan senyum.
Aku meliput dari satu situs wisata yang menceritakan tentang kawasan santri Daarut Tauhid di Geger Kalong, Bandung ini :
Tahun '80-an, sekitaran Jalan Gegerkalong Girang terkenal sebagai "gudang maksiat." Tapi setelah datangnya seorang pemuda bernama Abdullah Gymnastiar dengan membawa beragam aktivitas positif, justru kawasan yang sering disebut 'Gerlong' saja itu, kini lebih dikenal sebagai pusat dakwah. Menyebut Gerlong pasti ingat Daarut Tauhid, begitu juga sebaliknya. Yayasan Daarut Tauhid didirikan oleh Abdullah Gymnastiar---seorang ulama otodidak (belajar langsung dari K.H. Choer Affandi, pimpinan Pesantren Manonjaya - Tasikmalaya, dari seorang ulama sepuh dari Garut, serta seorang ulama sepuh dari Demak) secara resmi pada 4 September 1990.







